RSS
Write some words about you and your blog here

Ketika bibir terucap

Di kala senjata dipacu takkan lebih cepat dari ucapan
manakala hati menduga takkan ada arti jika makna terucap lewat prasangka
ingatkan bahnwa jika kau adalah aku
yang harus menyingkap satu kata
hati lah pengendali dan jadikan senjata pemicu ucapan terbaikmu
ingatkan diri mu akan masa lalu
dikala nyala api berkobar lewat bung tomo
dikala runtuhnya pujaan hati oleh pemuja
dikala ikhlasnya Pencipta oleh pendoanya
itu hanya satu satu nya yang ada
bukan masalah bisa atau terbiasa
cukup niat dan ucpan baik pun mengalir deras menghujan bagai selongsong peluru

0 komenar:

Posting Komentar