Ada seorang anak kecil yang lemah tak berdaya berteman dengan anak berbadan besar yang perkasa. Saat itu ANAK BERBADAN BESAR menjahili ANAK BERBADAN KECIL. Karena tidak bisa melawan ANAK BERBADAN KECIL mengadu ke Ayahnya,sang Ayah membalas ke ANAK BERBADAN BESAR dan ANAK BERBADAN KECIL merasa lega karena sudah dibalas. Saat ANAK BERBADAN KECIL menjadi dewasa, dia di dzalimi atasannya di kantor. Dia mengadu ke TUHAN, dan Tuhan mengizinkan untuk membalasnya. Tapi bukan jika ANAK tadi menyerahkan balasan pada Tuhan maka itu akan lebih baik. Karena pribadi yang pemaaf akan dicintai pencipta dan TUHAN ADALAH MAHA PENYELESAI MASALAH.
**saya kutip dari golden way**
Shodaqoh is the main way (1)
on Selasa, 08 September 2009
Label:
penguat jiwa
/
Comments: (0)
Ingatkah anda dikala menerima apa yang anda harapkan,dan bergembiralah anda. Dan ingatkan anda dikala anda tersedih menanti apa yang anda harapkan tidak kunjung tiba. Namun itu bukan lah yang harus anda ingat, sesungguhnya satu yang anda harus ingat adalah satu moment di kala tangan anda di atas dan tangan orang lain di bawah sambil senyum lebar terpasang di wajahnya. Semua itu adalah SEDEKAH. Dikala orang menyangkal kebesaran SEDEKAH maka hancurlah orang itu. Ingat jika anda bisa membuat orang tersenyum oleh SEDEKAH anda, maka suatu saat akan ada orang lain yang akan membuat anda lebih tersenyum,itu adalah hikmah SEDEKAH. Anggap lah kita "KAYA" maka berSEDEKAHlah. Jika anda tidak berSEDEKAH sama saja anda menganggap anda "MISKIN". SATU BULIR PADI SEDEKAH AKAN MENGHASILKAN RIBUAN BULIR PADI DARI APA YANG KAMU SEDEKAHKAN. . .PERCAYALAH
Harapan Rakyat Mu
Lihat itu di balik jas baru
siapa itu aku pun tak tahu
apa yang kau tahu sobat
ku tahu beliau akan menyambung nafas ku hari esok
bagai mana kau tahu sobat hanya warna warni jas mereka tak padu
apapun warnya ku yakin mereka pelangiku
pelangi yang melanjutkan jalan ku ke dunia baru
lalu kau di kasih apa sobat cuma janji belaka
sekarang memang janji tapi esok kan jadi bukti sobat
apa pun itu yang ku tahu hanya satu dan ku terima
lupakan semua warna jas mereka
lupakan gambar emblemnya
gunakan warna bendera mu
gunakan garuda di dada mu
pemimpiku kamu pun tahu yang kita mau
lanjutkan dan lebih cepat agar kau pro pada rakyatmu
siapa itu aku pun tak tahu
apa yang kau tahu sobat
ku tahu beliau akan menyambung nafas ku hari esok
bagai mana kau tahu sobat hanya warna warni jas mereka tak padu
apapun warnya ku yakin mereka pelangiku
pelangi yang melanjutkan jalan ku ke dunia baru
lalu kau di kasih apa sobat cuma janji belaka
sekarang memang janji tapi esok kan jadi bukti sobat
apa pun itu yang ku tahu hanya satu dan ku terima
lupakan semua warna jas mereka
lupakan gambar emblemnya
gunakan warna bendera mu
gunakan garuda di dada mu
pemimpiku kamu pun tahu yang kita mau
lanjutkan dan lebih cepat agar kau pro pada rakyatmu
Filosofi tukang sampah
Label:
penguat jiwa
/
Comments: (0)
Sekarang mungkin kita memandang sebelah mata orang hitam legam yang mendorong gerobak tua yang penuh sampah dari rumah kita. Taukah anda jika hidup kita ibarat seorang pendorong gerobak sampah alias tukang sampah. Sesosok tukang sampah yang dengan sekuat tenaga mendorong gerobaknya dengan susah payah padahal yang di dosong hanyalah sampah yang tiada gunanya. Tapi jika tak ada tukang sampah bayangkan rumah kita akan busuk oleh sampah yg menimbun dirumah kita. Seperti diri kita apakah keburukan dan kemunafikan di dalam diri kita akan hilang jika tidak ada usah kita untuk mendorongnya keluar dari tubuh kita. Dan tukang sampah akan membawa segala sampah tanpa memilih2 segala hal yang dianggap tak berguna dan merugikan akan beliau angkut dan buang sejauh mungkin. Itulah gambaran bagi kita,mari lah di Bulan nan Suci ini kita berlomba2 mengangkut dan membuang sifat2 yang tak berguna didiri kita,jadi yang tersisa adalah wangi kebajikan. JADILAH TUKANG SAMPAH YANG BAIK ,ANGKUT DAN BUANGLAH SIFAT2 BUSUK DARI TUBUH KITA DAN JADILAH MANUSIA YANG MENUJU SEMPURNA
