Keindahan sejati adalah ketika kewajiban kita laksanakan sebagai hak yang mengindahkan
Beberapa minggu terakhir berapa kali kita melihat demo MAHASISWA SUPER diluar sana, atau berapa kali kita melihat DEWAN TERHORMAT yang selalu berperasangka buruk pada setiap kebijakan.
Masih ingatkah siapa yang mahasiswa bela? Rakyat kecil kah? Rakyat yang untuk makan saja susah kah? Atau diri sendiri yang takut uang jajan nya habis untuk motor motoran dengan bensin subsidi? Atau DEWAN yang selalu berprasangka dan selalu mengatas namakan rakyat sedangkan banyak oknum dari golongannya yang suka berteriak orang lain koruptor padahal anggota ny pun banyak yg terlibat
Ketika kebaikaan adalah presepsi dari sebuah pemikiran tak kan menjadi baik
Karena bukan ALLAH yang membaikan umatnya langsung tapi umat lah yang harus berjuang merubahnya dengan tuntunan Allah
Mahasiswa menilai subsidi adalah hak bagi diri nya dan rakyat yang didukujg oleh undang undang
Tapi apakah mereka sudah KULIAH dengan SEMPURNA sampai berani menuntut begitu
Atau apakah setelah demo mereka mendapat jika kepemimpinan yang MULIA, setelah mereka bakar ban yang harga ban itu mungkin bisa untuk 2x makan
BERKACALAH KARENA BUKA MATA KITA YANG BUTA TAPI HATI KITA YANG BELUM MELIHAT
Bukan tergantung dari tindakan orang lain, tapi tergantung diri kita
Mengeluh adalah setan yang sangat nikmat, berteriak meminta bagai setan yang membangkang tak mau sujud ke adam
'MENCOBALAH' MEMBANGUN YANG INDAH BAGI DIRI KITA BUKAN DARI ORANG LAIN
PAHIT NYA HARI INI ADALAH GULA DI OBAT YANG MENYEMBUHKAN
