RSS
Write some words about you and your blog here

Filosofi truk (1)

Pernah kah saat kau di hujani gemerlap lampu lalu lintas,di beri asap yang menyeruak mengrogoti paru-paru mu dan hanya bisa menggerutu saat roda roda raksasa bergulir di sekitar mu. Jika kau sempat berfikir dan memperhatikan lihat lah "TRUK",bagai seorang Tukul yang sering dicerca saat hanya di lihat cover nya begitu pula sang raksasa kita "TRUK". Apa kau pernah melihat betapa perkasana beliau mengangkat ribuan kilo bahkan puluhan ton,namun hanya badan tua, asap menyembul, dan lambat nya ia berjalan yang terbersit di benak mu. Kau renungkan sejenak, maka kau sendiri adalah "TRUK", dimana beban berat seribu kilo masalah, puluhan ton kesedihan dan rasa tidak puas ada di pundak mu. Mampu kah kamu mengangkat nya. Jika anda bisa mengerutu tentang truk yang mengganggu perjalanan anda sebaiknya anda melihat diri terlebih dahulu sebelum mengerutu. Namun jika kamu ingin menjadi sebuah orang yang baik. Sebaiknya anda belajar dari TRUK. Apa dia pernah mengeluh?apa dia pernah mengingkari beban yang harus di genggam?apa dia menolak kesedihan yang bisa merusak dirinya sendiri? Jelas jawab na tidak anda akan bisa menemukan suatu kerja keras , terus berusaha dari sesuatu dari langkah kecil, dimana langkah mu di cerca,tapi dia terus melangkah tanpa menyerah. Dimana kendaraan lain bisa berlari kencang,namun demi sesuatu yang indah buat dia ,merangkak pun di jalaninya. Apakah kita telah jadi truk yang baik? ?

0 komenar:

Posting Komentar