Kau tahu dikala surya tengelam dan bukan tersenyum manja menggoda pencari cinta dan rasa. Namun saat itu pula engkau rasa dalam hati berkecamuk dalam adonan roti yang mengembang jika adonan dan takarannya pas. Namun ketika rasa bercampur dengan busuknya aroma hasrat dan kemunafikan maka yang muncul adalah hidup yang menginginkan sesuatu yang bukan pada waktu dan tempat yang tepat.
Hancur suatu hubungan jika yang ada hanya penuntutan bukan nya rasa untuk saling memberi dan bersama membenahi cita- cita dan orientasi suatu ikatan semu yang harus mereka jalani agar suatu saat merka terbiasa pada saat mereka mejalani hubungan yang lebih serius. Jika manusia tidak mau disebut sebagai alat maka sebutlah mereka sebagai subyek yang mampu membenahi pola kerja dan prosedur pemikiran menuju ke arah yang memakmurkan orang yang berada disekitarnya.
Satu hal yang perlu diingat ketika mencuri hati lawan jenis maka curilah bagian terpenting dari segala yang ad pada dirinya. Hal itu adalah rasa PENASARAN nya. JIKA ANDA BERHASIL MAKAN ANDA ADALAH NAHKODA BARU BAGI HIDUPNYA. Penasaran bagai daya magnet yang akan membelai pasangan dengan lembut dan mampu menarik ke arah yang kita tentukan.
Kegutuhan seseoran akan menjadi pribadi yang lebih baik terkadang terhambaat karena kurang terbentuknya pola PENASARAN dalam diri seseorang. Hal ini mampu menjawab teori mudahnya seseoran menyoba sesuatu hal yang negatif. Kekuatan pola kebiasaan negatif adalah mampunya seseorang menyiptakan rangsang PENASARAN yang menggejolak dalam batin yang belayar.
Maka jadikan oarang yang ada disekitaran anda PENASARANdalam tujuan positf maka lihatlah apa yang akan terjadi.

0 komenar:
Posting Komentar