RSS
Write some words about you and your blog here

HARAPAN SEJENAK MENUJU KE MEDAN PERIBADAHAN

detik detik menuju uas di semester 3 semakin dekat , tak tahu rasa malas malah semakin menguat di hati yang galau. hehe seperti layaknya seorang yang masih sering tergoda akan selalu bertahan di titik yang nyaman itu lah yang membuat ju sering sekali malas untuk mengerjakan hal yang harus nya lebih bermanfaat.

masih ingatkan ketika nabi kita membagikan suatu kebaikan yang mutlak, namun tetap saja ada beberapa orang yang tidak melapangkan dada nya untuk menerima kebaikan itu. Nabi saja sering menjalani ketidak nyaman an seperti itu dalam membagi kebaikan.

sering sekali kita ingin membagi suatu kebaikan, namun lebih sering keegoisan dan prinsip orang lain tak mengijinkan kebaikan masuk ke dalam hidup ini

IZIN KAN KEBAIKAN ITU MENGINDAHKAN HIDUP KITA, JANG LIHAT KEBAIKAN ITU DATANG DARI SIAPA

yang membedakan sikap satu orang dengan orang yang lain adalah pikiran mana yang lebih menguntungkan bagi diri nya, sehingga jika egoisme melanda dijamin sebaik apapun keindaha kebaikan tak kan di terima ketika orang yang berbagi kebaikan adalah orang yang tak sependapat dengan pendirian kita.

BIASAKAN BERFIKIR BAHWA ORANG LAIN LEBIH BAIK DARI KITA, SEHINGGA JIKA ADA KEBAIKAN DARI DIA AKAN LEBIH MUDAH KITA TERIMA

DAN BIASAKAN BERFIKIR ORANG LAIN TAK ADA YANG SESEMPURNA NABI KITA, SEHINGGA KETIKA ORANG LAIN SALAH KITA DAPAT MENCOBA TIDAK MENIRU KEKURANGAN ORANG LAIN

Saat ada seseorang melakukan kebaikan pasti ada orang lain yang datang dan hanya akan menontonnya, karena dari situ lah Allah akan membedakan umat nya. seindah indah nya manusia adalah yang melakukan segala hal yang dengan 'mencobanya' dengan mengikhlaskan sebagai ibadah nya

SEMOGA UAS KU TAK HANYA MENDAPAT KEMUDAHAN DARI ALLAH UNTUK MENGHASILKAN IPK YANG MEMUASKAN,TAPI DENGAN ILMU YANG BERMANFAAT BAGI HIDUP

PEMBEDA YANG MENGINDAHKAN

SETIAP ORANG PASTILAH DIBERI KESEMPATAN OLEH ALLAH UNTUK BERBUAT SUATU KEBAIKAN

ingat kalimat tersebut hingga kapan pun, namun di kehidupan pastilah ada suatu pembeda karena kata dosen saya pun untuk menentukan nile cukup cari beda nya saja, Mungkin Allah akan lebih menipiskan lagi jarak yang membedakan amalan baik kita.

Jika kehidupan yang memilih kita maka pasti tak akan adalah usaha dari kita untuk mencari kehidupan itu sendiri

KEBAIAKAN ADALAH SUATU KEMUTLAKAN , KARENA LOGIKA LAH YANG MEMBUAT KEBAIKAN MENJADI RELATIF

seseorang yang diberi suatu kebaikan akan diberi juga pembeda , mungkin saja hal yang baik itu sama namun APAKAH KEBAIKAN ITU DILAKUKAN DENGAN TEPAT WAKTU, ATAU APAKAH KEBAIKAN ITU DILAKUKAN DENGAN MENCOBA IKHLAS DAN YANG LAIN DAN YANG LAIN

subhanallah sesuatu yang kecil akan menyempurnakan keindahan hidup jika kita mengetahui nya lebih awal

karena umat islam adalah yang tepat waktu, maka lakukan kebaikan itu tepat waktu

karena arti islam adalah pasrah, maka cobalah memasrahkan diri kita saat menjalankan kebaikan

Niatkan sebuah KEBAIKAN diatas keindahan semu

hanya sebagai perumpamaan, anggaplah di sebuah perusahaan sedang berlangsung yang katanya "diskusi" untuk menentukan main stream alias tujuan utama 'mau dibawa kemana'perusahaan tersebut. Dan dimulailah sebuah "diskusi" yang menjerumus arogansi.
beberapa orang dipimpin oleh seorang pun mulai mengeluarkan pendapat

A : 'bagi saya yang terpenting adalah tercapainya profit yang luar biasa walau kita harus bekerja melawan kemalasan

B : 'wah selama ini kita udah bekerja boss, bagi saya mending santai saja kerjanya sehingga kita refreshing kalau masalah profit yang penting masih dapet aja

C : 'wah kalau profit sedikit nanti manfaat buat kita berkurang donk''

B : 'yang penting kan dapet kawan, kalau kalian tidak setuju ya mending kami yang beropini seperti yang tadi saya ucapkan lebih baik membuat main stream sendiri yang akan kami lakukan walau terpisah dengan kalian

ketua : 'ya sudah bagaimana kita voting saja, kan lebih adil'

B : 'ga bisa bos, daripada kita malah berdebat lebih baik kita berpisah saja main stream nya bos

ketua : 'ya sudah kita ikut saja saran B dan team nya

A : 'ya sudah saya manut''

akhir kata tercipta lah sebuah main stream yaitu bekerja santai saja sehingga bisa refreshing namun dengan profit biasa saja yang penting dapet.

dalam perjalanan mencapai main stream tersebut terciptalah sebuah kondisi yang kurang menyenangkan. hingga klimaks nya adalah ketika mereka ingin sekali ber-refreshing yang utama namun profit yang biasa yang dituju tidak lah kunjung tiba walau telah diusahakan

LALU APAKAH INI YANG MENJADI MAIN STREAM YANG TERBAIK DALAM SEBUAH PILIHAN

Kebaikan adalah sebuah tujuan utama dalam kehidupan, namun mana kah yang sesungguhnya terbaik untuk kita

perdebatan adalah hal yang cukup di benci tuhan jika hanya ingin mendapatkan kemenangan egoisme. penulis memang masih suka berdebat namun tak ada salah nya saya mengingatkan diri saya sendiri dan yang membaca bahwa perdebatan itu diizinkan jika hasil yang diciptakan adalah suatu KEBAIKAN

NIAT KAN LAH SEBUAH KEBAIKAN YANG UTAMA , MAKA ALLAH AKAN MENGINDAHKAN LEBIH DARI APA YANG KITA RENCANAKAN

mungkin cerita perusahaan di awal bisa ber ending berbeda jika mereka memilih merencanakan ''bekerja yang melawan kemalasan agar tujuan utama mencari nafkah terpenuhi, dan Allah akan memberi mereka cara lain untuk menyenangkan diri seperti tujuan kedua yang mereka inginkan'