hanya sebagai perumpamaan, anggaplah di sebuah perusahaan sedang berlangsung yang katanya "diskusi" untuk menentukan main stream alias tujuan utama 'mau dibawa kemana'perusahaan tersebut. Dan dimulailah sebuah "diskusi" yang menjerumus arogansi.
beberapa orang dipimpin oleh seorang pun mulai mengeluarkan pendapat
A : 'bagi saya yang terpenting adalah tercapainya profit yang luar biasa walau kita harus bekerja melawan kemalasan
B : 'wah selama ini kita udah bekerja boss, bagi saya mending santai saja kerjanya sehingga kita refreshing kalau masalah profit yang penting masih dapet aja
C : 'wah kalau profit sedikit nanti manfaat buat kita berkurang donk''
B : 'yang penting kan dapet kawan, kalau kalian tidak setuju ya mending kami yang beropini seperti yang tadi saya ucapkan lebih baik membuat main stream sendiri yang akan kami lakukan walau terpisah dengan kalian
ketua : 'ya sudah bagaimana kita voting saja, kan lebih adil'
B : 'ga bisa bos, daripada kita malah berdebat lebih baik kita berpisah saja main stream nya bos
ketua : 'ya sudah kita ikut saja saran B dan team nya
A : 'ya sudah saya manut''
akhir kata tercipta lah sebuah main stream yaitu bekerja santai saja sehingga bisa refreshing namun dengan profit biasa saja yang penting dapet.
dalam perjalanan mencapai main stream tersebut terciptalah sebuah kondisi yang kurang menyenangkan. hingga klimaks nya adalah ketika mereka ingin sekali ber-refreshing yang utama namun profit yang biasa yang dituju tidak lah kunjung tiba walau telah diusahakan
LALU APAKAH INI YANG MENJADI MAIN STREAM YANG TERBAIK DALAM SEBUAH PILIHAN
Kebaikan adalah sebuah tujuan utama dalam kehidupan, namun mana kah yang sesungguhnya terbaik untuk kita
perdebatan adalah hal yang cukup di benci tuhan jika hanya ingin mendapatkan kemenangan egoisme. penulis memang masih suka berdebat namun tak ada salah nya saya mengingatkan diri saya sendiri dan yang membaca bahwa perdebatan itu diizinkan jika hasil yang diciptakan adalah suatu KEBAIKAN
NIAT KAN LAH SEBUAH KEBAIKAN YANG UTAMA , MAKA ALLAH AKAN MENGINDAHKAN LEBIH DARI APA YANG KITA RENCANAKAN
mungkin cerita perusahaan di awal bisa ber ending berbeda jika mereka memilih merencanakan ''bekerja yang melawan kemalasan agar tujuan utama mencari nafkah terpenuhi, dan Allah akan memberi mereka cara lain untuk menyenangkan diri seperti tujuan kedua yang mereka inginkan'
Niatkan sebuah KEBAIKAN diatas keindahan semu
on Selasa, 17 Januari 2012
Label:
curhat ku,
penguat jiwa

0 komenar:
Posting Komentar