RSS
Write some words about you and your blog here

Entah

Ku hantam dindin perekat
ku ramu jamu ibu pertiwi
ku hindari jebakan tikus tikus ini
dan entah mengapa ku tak tahu apa arti yang ku lakukan
hidup adalah esok
karena hari ini adalah perjuangan
dan hari lalu adalah keputusan
ketika jarum jam bergerak
maka jarum menit pun dilalui oleh satu perbuatan
dan detik mu menyuara dengan satu pilihan
banyak yang menyesal
banyak yang tertawa
banyak lagi yang tak tahu apa apa
itu karena mereka kurang paham
dikala sedih mereka tak ingat syukur
dan dikala senang mereka tak ingat dosa
mencuri bukan untuk kita
tapi mendamba adalah harapan kita
satu tujuan mungkin terlalu jauh
cukup yang di depan mata
hancurkan atau lakukan
ini saatnya kawan
hindar terkam sikat tak masalah
tapi ingat hati lah yang berkata
bukan napsu , hasrat munafik yang berkedok cinta

UJIAN ITU PENTING

Ketika ucapan keluar dari mulut kita, itu semua fana. Hanya ucapan anak adam yang belum jelas kebenarannya. Banyak orang yang memaknai dirinya adalah baik. Tapi pada saat itu pula dia belum mengerti arti dirinya. Beberapa manusia lupa akan ilmunya. Jika dia ingin mengumumkan dia telah berilmu maka sebelumnya perlu ada suatu ujian. Dikala hidup ini dimaknai sebagai kesempurnaan, maka di datangkannya mala petaka. Bukan untuk menghancurkan. Bukan untuk menghantui. Hanya untuk menaikan. Hanya untuk merendahkan. Mengapa dengan ujian kita dapat dinaikan?
Karena saat hanya ucapan yang di umbar tanpa ada bukti, maka yang ada hanya rasa sombong. Namun ketika ucapan ini di uji maka hati mu, tingkah mu akan di nilai oleh yang di Atas. Ketika perlahan engkau melaluinya pasti terasa agak berat. Dan ketika anda dapat melaluinya maka Tuhan telah MENAIKAN DERAJAT KEMULYAAN anda.
Satu ilmu lagi ketika ucapan terucap maka ujian di hadapkan untuk MERENDAHKAN.
Ketika anda memiliki kata untu berucap aku bisa ini, aku memiliki itu dan saat itu pula anda akan merasakan bahwa ujian ini diperlukan. Karna apapun yang kita dapatkan adalah berian-Nya. Dan jika anda merasakan bahwa Dia lebih Sgala galanya dan anda hanya makhluk kecil maka anda telah lulus ujian tersebut dan anda berhasil MERENDAHKAN HATI anda

kasuuurrrrrr

Hidup adalah dari kita bangun dari kasur beraktivitas dan kembali ke kasur sebagai titik tuju. Selama ini banyak yang memaknai hidup dan proses pematangan jiwa daalah saat kita bekelut dalam liku- liku aktivitas yang padat. Sebenarnya mereka benar tetapi terkadang saking bertumpukya masalah kecil yang ditunda- tunda akan menggangu proses pendewasaan kita, dan bukannya pelajaran hidup yang diperoleh malah kehitaman hati yang menyelimuti tatkala masalah mulai mengendap. Mereka berguru hampira6 jam namun apa yang sebenarnya yang mereka peroleh.

Sebenarnya ada satu proses pendewaan yang sering mereka lalaikan, itu adalah disaat mereka terlelap. Kasur yang mereka tiduri adalah barang ciptaan manusia dengan seribu makna.

1.kasur kapas
kita sadari bahwa kapas adalah benda yang saat lunak yang mudah terombang ambing jika tertiup angin. Namun ketika kapas tersebut disatukan dan diberi kain sebagai pembungkusnya maka sangat berbeda dari sebelumnya yang tadinya terombang ambing, sekarang menjadi benda yang sangat empuk jika keta berbaring di atasnya
Bagitu pula diri kita yang mudah terombang ambing dikala kita hanya menjalani hidup sendiri. Namun dikala kita berkumpul dengan orang yang berbudi baik dan kita selalu dibungkus oleh suatu pedoman yang benar bagai kain tadi maka kita akan menjadi pribadi kasur kapas, yaitu pribagi yang selalu membuat orang merasa nyaman jika berada didekat kita

2.kasur busa
kasur ini adalah buatan tangan manusia dengan satu sifat mulia. Kita tahu busa itu padat tetapi memiliki rongga sehingga apabila seseorang menidurinya maka busa tersebut akan menyesuaikan dengan bentuk tubuh orang tersebut. Sensasi nyaman dan empuk akan mereka rasakan.
Dari hal tersebut kita bias menarik suatu kesimpulan, walauoun sepadat apapun ilmu yang kita miliki jadilah sosok yang menerima pendapat orang lain, hal tersebut tidak nenbuat ilmu anda hilang namun malah akan menambah ilmu anda dari orang yang memberi pendapat tersebut