RSS
Write some words about you and your blog here

Contreng yes, anarki no

Ada asap ada api, ada hitam ada putih, ada kebijakan ada permasalahan. Begitu pula demokrasi di negri ku tercinta Indonesia. Biar dikata kan negara demokrasi negeri ku Indonesia ini rela menghabiskan dana beberapa trilyun demi menyukseskan yang katanya "pesta demokrasi rakyat ini". Pada hari ini tanggal 9 April 2009,menjadi tonggak pemerintahan baru. Legislatif ini adalah satu badan yang berpengaruh di masa pemerintahan Indonesia dimasa depan. 5 menit 5 tahun,mungkin itu terlalu singkat. Indonesia bukan untuk memilih parpol maupun caleg yang mata duitan dan celamitan. Bukan mencari yang cuma modal janji atau tebar pesona. Hanya ingin mendapatkan pemimpin yang penuh kreasi ,inspirasi dan tidak kena korupsi. Tapi itu lagu lama,ada beberapa yang baru di pemilu kali ini. Yang pertama tambah repot, bagaimana tidak repot yang kata nya dengan alih alih biar lebih demokratis kita harus membuka lembaran kertas yang kata berisi caleg DPR,DPRD Provinsi,DPRD kabupaten dan DPD. Tak cuma itu tapi para pemilih diwajibkan mencontreng salah satu dari salah banyak mereka haha. Ini harusnya jadi mudah ,buat apa kampanye yang menghabiskan kocek yang tak sedikit. Wah memang hari ini menjadi suatu bukti apakah efektif kah kampanye mereka? ? Jadi caleg mungkin akan jadi stres jika uang yang mereka hamburkan akan jadi percuma.Tapi tak apalah jika memang penentuan kursi dengan suara terbanyak yang diperoleh bukan hanya menurut nomor urut yang bisa dibeli ke DPP tiap parpol. Biar lebar tapi demi sesuatu yang penting apa salahnya. Sesuatu yang baru baik hal penting maupun yang buruk pasti ada adaptasikan. Wah tapi memang ingin sesuatu yang baru untuk masa depan yang lebih indah. Itu yang pertama, kalu pendapat saya coba anda pikir alih alih menjaga kerahasiaan Indonesia ku tercinta, Indonesia mengelontorkan berapa milyar demi bilik aluminium dan kotak suara. Coba kalau kita boleh membanding bandingkan dengan negara America yang menggunakan hanya karton atau kerdus sebagai kotak suara. Dan apa mereka dijatahi bilik suara yang terbuat dari aluminium yang mahal harganya.Coba pikirkan Amerika yang merupakan negara suatu negara kaya saja tidak menghamburkan uangnya untuk hal ini,tapi demi alih2 rahasia indonesia menghamburkan uangnya ( hutang mgkn ) demi dianggap negara lain Rahasia. Ea memang g ada salahnya sih tapi memang kenapa harus gitu,bukannya pengadaan kotak suara dan bilik suara merupakan rawan korupsi. Alah tak tau atau aku saja yang tidak mudeng,tapi yang ku tahu memang begitu hahaha. Yang jelas contreng yes ,anarki no

1 komenar:

wind mengatakan...

sejauh yang saya alami, banyak orang yang tidak mengerti bener ttg asal usul caleg. ato mungkin krna bnya calegnya????

wind mengatakan...

sejauh yang saya alami, banyak orang yang tidak mengerti bener ttg asal usul caleg. ato mungkin krna bnya calegnya????

Posting Komentar