Hitam itu bukan warna
putih yang mulai ternodai itulah penghitam
jahat itu bukan sifat
kebaikan yang sudah tidak dipercayai adalah titik penjahatan
hati ini pisau yang tumpul
tak tahu bagai mana rasa tapi menyoba mengharapkan yg menusuk
kadang kita tak tahu apa arti nafas ini
nafas bagai kebaikan yang hakiki
mengapa kejahatan itu meng hakiki
karena nafas mu mulai menghirup kenistaan
dan suatu saat di kala hati menyoba
saat itu anda mulia saat menyoba kebaikan
bukan rahasia ketika manusia tidak sempurna
tetapi sudah dicipkan manusi dalam bentuk sempurna
dan kau sendiri yang membuatnya tak sempurna
jadi siapa penentu jalan mu adalah kaki mu sendiri
Entah
Ku hantam dindin perekat
ku ramu jamu ibu pertiwi
ku hindari jebakan tikus tikus ini
dan entah mengapa ku tak tahu apa arti yang ku lakukan
hidup adalah esok
karena hari ini adalah perjuangan
dan hari lalu adalah keputusan
ketika jarum jam bergerak
maka jarum menit pun dilalui oleh satu perbuatan
dan detik mu menyuara dengan satu pilihan
banyak yang menyesal
banyak yang tertawa
banyak lagi yang tak tahu apa apa
itu karena mereka kurang paham
dikala sedih mereka tak ingat syukur
dan dikala senang mereka tak ingat dosa
mencuri bukan untuk kita
tapi mendamba adalah harapan kita
satu tujuan mungkin terlalu jauh
cukup yang di depan mata
hancurkan atau lakukan
ini saatnya kawan
hindar terkam sikat tak masalah
tapi ingat hati lah yang berkata
bukan napsu , hasrat munafik yang berkedok cinta
ku ramu jamu ibu pertiwi
ku hindari jebakan tikus tikus ini
dan entah mengapa ku tak tahu apa arti yang ku lakukan
hidup adalah esok
karena hari ini adalah perjuangan
dan hari lalu adalah keputusan
ketika jarum jam bergerak
maka jarum menit pun dilalui oleh satu perbuatan
dan detik mu menyuara dengan satu pilihan
banyak yang menyesal
banyak yang tertawa
banyak lagi yang tak tahu apa apa
itu karena mereka kurang paham
dikala sedih mereka tak ingat syukur
dan dikala senang mereka tak ingat dosa
mencuri bukan untuk kita
tapi mendamba adalah harapan kita
satu tujuan mungkin terlalu jauh
cukup yang di depan mata
hancurkan atau lakukan
ini saatnya kawan
hindar terkam sikat tak masalah
tapi ingat hati lah yang berkata
bukan napsu , hasrat munafik yang berkedok cinta
UJIAN ITU PENTING
on Selasa, 20 April 2010
Label:
penguat jiwa
/
Comments: (2)
Ketika ucapan keluar dari mulut kita, itu semua fana. Hanya ucapan anak adam yang belum jelas kebenarannya. Banyak orang yang memaknai dirinya adalah baik. Tapi pada saat itu pula dia belum mengerti arti dirinya. Beberapa manusia lupa akan ilmunya. Jika dia ingin mengumumkan dia telah berilmu maka sebelumnya perlu ada suatu ujian. Dikala hidup ini dimaknai sebagai kesempurnaan, maka di datangkannya mala petaka. Bukan untuk menghancurkan. Bukan untuk menghantui. Hanya untuk menaikan. Hanya untuk merendahkan. Mengapa dengan ujian kita dapat dinaikan?
Karena saat hanya ucapan yang di umbar tanpa ada bukti, maka yang ada hanya rasa sombong. Namun ketika ucapan ini di uji maka hati mu, tingkah mu akan di nilai oleh yang di Atas. Ketika perlahan engkau melaluinya pasti terasa agak berat. Dan ketika anda dapat melaluinya maka Tuhan telah MENAIKAN DERAJAT KEMULYAAN anda.
Satu ilmu lagi ketika ucapan terucap maka ujian di hadapkan untuk MERENDAHKAN.
Ketika anda memiliki kata untu berucap aku bisa ini, aku memiliki itu dan saat itu pula anda akan merasakan bahwa ujian ini diperlukan. Karna apapun yang kita dapatkan adalah berian-Nya. Dan jika anda merasakan bahwa Dia lebih Sgala galanya dan anda hanya makhluk kecil maka anda telah lulus ujian tersebut dan anda berhasil MERENDAHKAN HATI anda
Karena saat hanya ucapan yang di umbar tanpa ada bukti, maka yang ada hanya rasa sombong. Namun ketika ucapan ini di uji maka hati mu, tingkah mu akan di nilai oleh yang di Atas. Ketika perlahan engkau melaluinya pasti terasa agak berat. Dan ketika anda dapat melaluinya maka Tuhan telah MENAIKAN DERAJAT KEMULYAAN anda.
Satu ilmu lagi ketika ucapan terucap maka ujian di hadapkan untuk MERENDAHKAN.
Ketika anda memiliki kata untu berucap aku bisa ini, aku memiliki itu dan saat itu pula anda akan merasakan bahwa ujian ini diperlukan. Karna apapun yang kita dapatkan adalah berian-Nya. Dan jika anda merasakan bahwa Dia lebih Sgala galanya dan anda hanya makhluk kecil maka anda telah lulus ujian tersebut dan anda berhasil MERENDAHKAN HATI anda
